"Kenalnya di pesawat," kata Irawati saat bersaksi di persidangan kasus pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (3/11/2009).
Irawati tidak menjelaskan kapan pertemuan dengan Nasrudin itu terjadi. Namun, jalinan cintanya berlanjut hingga ke pernikahan yang digelar pada 5 Desember 1999 di Bandung, Jawa Barat (Jabar). Resepsi pernikahan itu dihadiri pula oleh keluarga Nasrudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kejadian (pembunuhan Nasrudin) baru tahu," jelas perempuan berparas cantik ini.
Saat menikah 1O tahun yang lalu itu, lanjut Irawati, suaminya masih bekerja dengan Tanri Abeng. Kemudian, pada tahun 2001, Nasrudin menjadi staf ahli di PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan akhirnya menduduki jabatan puncak di PT PRB selaku direktur pada tahun 2008.
"Apakah ada jabatan lain, selain itu?" tanya jaksa Cirus Sinaga.
"Tidak ada," jawab Irawati.
Menurutnya, Nasrudin tidak pernah bercerita aneh-aneh seputar pekerjaan kantornya. Suami tercintanya tersebut juga tidak pernah mengeluh atau resah karena mendapatkan teror.
"Kita sudah berkomitmen sejak awal bahwa masalah pekerjaan atau bisnis saya tidak boleh tahu," pungkasnya.
(irw/nrl)










































