Presiden Didesak Mereposisi Polri

Rekaman Rekayasa Diputar

Presiden Didesak Mereposisi Polri

- detikNews
Selasa, 03 Nov 2009 13:40 WIB
Presiden Didesak Mereposisi Polri
Jakarta - Rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi kasus atas dua pimpinan KPK diharapkan bisa menjadi momentum bagi Presiden SBY untuk membenahi Polri. SBY diminta mereposisi Polri yang saat ini berada di bawah langsung SBY.

"Seharusnya Polri mirip dengan TNI yang berada di bawah departemen jangan lagi langsung di bawah Presiden. Mungkin bisa di bawah Depdagri," ujar Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2009).

Din sementara menyimpulkan rekaman yang baru diputar 3 file dari 9 file itu memang ada rekayasa kasus dua pimpinan KPK nonaktif.

"Kalau soal rekaman saya belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tapi kesan saya sementara ini memang ada rekayasa," kata Din.

Din juga berharap pemutaran rekaman ini jangan dipolitisir sehingga mengakibatkan kasus Bank Century tertutup.

Soal pembentukan TPF kasus Chandra dan Bibit, Din mengaku skeptis dan pesimis. Sebab pembentukan tim yang diketuai Adnan Buyung Nasution itu terlambat.

"Pembentukannya itu baik tapi terlambat seharusnya itu dibentuk sejak awal sehingga tidak akan berlarut seperti ini sehingga saya skeptis dan pesimis tim akan berfungsi efektif. Saya tahu mereka profesional tapi mandatnya terbatas," terang dia.

(nik/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads