Pantauan detikcom, Selasa (3/11/2009), sejumlah SPBU masih ditutup. Pihak Pertamina pun belum dapat dikonfirmasi.
Hanya ada sekitar lima penjual eceran yang persediaannya masih ada. Sayangnya, harga yang dipatok melambung hingga Rp 7 ribu per liter. Padahal biasanya harga bensin di pedagang eceran hanya Rp 5 ribu per liter.
Kendati demikian, para pengemudi sepeda motor bahkan mobil, tetap antri untuk membelinya. Pemandangan ini terjadi, pagi tadi di Jl Trikora Ambon.
Sejumlah pedagang eceran ini mengaku terpaksa menaikan harga karena sulit mendapatkan bensin premium. "Ampun pak, kami sudah tunggu dari dua hari lalu. Bensin belum juga masuk," ungkap Bertha Lopulalan (37), salah satu pedagang eceran di Jl Tulukabessy, Ambon.
Lebih menyakitkan lagi, puluhan tukang ojek, yang mangkal di Jl Sultan Babullah dan AM. Sangadji terpaksa ‘puasa’. "Tidak ada bensin untuk ojek. Jadi istirahat saja. Sudah dari Senin kemarin," ujar sejumlah tukang ojek di Jl Sultan Babbulah.
(han/djo)











































