Mathius Salempang & Nanan Soekarna, Calon Kuat Pengganti Susno

Mathius Salempang & Nanan Soekarna, Calon Kuat Pengganti Susno

- detikNews
Selasa, 03 Nov 2009 11:17 WIB
Mathius Salempang & Nanan Soekarna, Calon Kuat Pengganti Susno
Jakarta - Siapa pengganti Komjen Pol Susno Duadji yang diisukan telah dinonaktifkan sebagai Kabareskrim? Isu yang beredar 2 nama telah dikantungi Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti).

2 Nama itu yakni Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang dan Kadiv Humas Irjen Pol Nanan Soekarna. Keduanya sama-sama berpeluang untuk menduduki kursi Trunojoyo 3, sebutan untuk Kabareskrim, mengacu pada nama jalan di mana Mabes Polri berada.

Informasi yang beredar, Selasa (3/11/2009), kedua nama itu masih ditimbang dan dibahas Wanjakti. Meski belum dibahas secara signifikan tapi hampir dipastikan hanya 2 nama itu yang berpeluang. Meski ada nama lain yang bisa menyodok yakni Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wanjakti tinggal memilih di antara 2 jenderal itu," terang perwira di kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Tentunya tarik ulur pasti terjadi. Rekam jejak Mathius dan Nanan tentunya juga jadi pertimbangan, mengingat nama baik Bareskrim Polri harus diangkat setelah babak belur karena menangani kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

"Karena itu pengumuman dan pelantikan Kabareskrim setelah kasus itu (Bibit dan Chandra) P21 atau berkasnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Biar Kabareskrim baru tidak memegang kasus itu," terang sumber itu.

Berikut ini profil kedua jenderal yang disebut-sebut menjadi suksesor Susno:

Mathius Salempang, lulus dari Akpol pada 1981. Dia pernah menjadi Kapoltabes Semarang dan Kapolres Jakarta Pusat. Jabatan bergengsi di Polda Metro Jaya yakni sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) pun pernah dia pegang.

Mathius kemudian memegang jabatan sebagai Wadir II Bareskrim lalu dipindahkan sebagai Wadir I Bareskrim. Tidak lama, pada 2008 dia memegang posisi sebagai Kepala Biro Analis Mabes Polri.

Mathius, yang menjadi jenderal kepercayaan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (saat itu Kabareskrim) memegang sejumlah kasus besar. Pembunuhan Munir dia tangani dan dia selidiki kembali.

Hasilnya, Pollycarpus Budihari Priyanto dijatuhi pidana 20 tahun penjara, sesuai hasil peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung (MA). Setelah itu Mathius menjadikan Muchdi Pr sebagai terdakwa, meski kemudian Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memberi vonis bebas.

Setelah kasus Munir, pada awal 2009, Mathius menjadi Kapolda Sulselbar. Pangkatnya pun naik dari Brigjen menjadi Irjen. Tidak lama di Sulselbar, pada Oktober 2009 dia dipindah menjadi Kapolda Kaltim hingga sekarang.

Nanan Soekarna. Lulusan Akpol 1978 ini pada 2006 pernah menjabat sebagai Kapolda Kalbar. Di sana dia sempat membuat gebrakan dengan memasangkan pin Anti KKN bagi setiap anggota Polda Kalbar.

Setelah di Kalbar, Nanan menjadi staf ahli Kapolri bidang sosial politik. Cukup lama sebagai staf ahli, pada 2008 Nanan diberi tanggung jawab sebagai Kapolda Sumut.

Hingga kemudian pada Februari 2009, dia dimutasi kembali ke Mabes Polri sebagai staf ahli. Saat itu santer terdengar, pergantian Nanan terkait dengan demo maut di Sumut, yang berbuntut meninggalnya Ketua DPRD Sumut Azis Angkat.

Hanya beberapa bulan menjadi staf ahli, Nanan kembali mendapatkan posisi strategis yaitu Kadiv Humas, pada Juni 2009. Sebagai humas, di tengah isu perseteruan KPK dan Polri, Nanan sempat muncul di televisi dengan memakai pita hitam, yang merupakan lambang mendukung KPK. Dia beralasan, polisi juga ikut mendukung keberadaan KPK, karena 120 anggota polisi bertugas di sana.

Jadi siapa kira-kira calon kuat pengganti Susno? Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Yusuf Manggabarani saat dikonfirmasi pada Senin (2/11/2009) membantah bila Wanjakti telah bersidang.

Demikian pula saat ditanyakan mengenai Mathius dan Nanan yang disebut sebagai calon kuat pengganti Susno. "Ah ngarang ngarang kamu," elak Yusuf saat ditanya wartawan.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini