"Untuk menjaga citra kepolisian, maka Kapolri harus mundur. Jika Kapolri tidak mau mundur, maka IPW mendesak SBY kalau memang cinta polisi agar segera memberhentikan Kapolri," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, saat menggelar jumpa pers di Kantor Imparsial, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2009).
Menurut Neta, polisi bersikap arogan dan penuh kesewenang-wenangan karena polisi diberi kekuasaan penuh dan tidak ada kekuatan penyeimbang tanpa ada yang mengontrol sehingga Polri pun bisa bertindak tanpa pengawasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IPW pun mengharapkan adanya revisi terhadap Kitab UU Acara Pidana (KUHAP). Jika polisi ingin menangkap seseorang, ia harus melapor pada hakim wilayah sehingga ada pembanding.
"Ada pembanding benar atau tidak, orang tersebut bisa ditangkap. Jadi masyarakat tidak dirugikan terus-menerus oleh sikap arogansi aparat kepolisian," tegas Neta.
(amd/iy)











































