Korban tewas diantaranya terjadi dalam kecelakaan di Fly over Jalan Grogol-Kalideres, Kamis (21/10) lalu. Saat itu sebuah Bus TransJ bernomor polisi B7486 IX menabrak seorang pengendara motor yang hendak menyalip. Pengendara motor itu akhirnya tewas seketika karena tergencet bus.
"Memang disadari tingginya kecelakaan bus way disebabkan minimnya pengamanan internal dari petugas Transjakarta, untuk setiap koridor saja saat ini hanya 10-11 personel. Namun di beberapa titik rawan seperti koridor VI, Ragunan-Dukuh Atas mencapai 30 orang," ujar Asisten Manager Pengendalian Bidang Pengaman BLU Trans Jakarta Adriansyah, saat dihubungi wartawan, Senin (2/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, jumlah pengamanan saat ini masih sangat kurang sehingga pihaknya saat kewalahan untuk menjaga jalur busway. Terlebih lagi, sekarang tidak dibantu portal seperti beberapa waktu yang lalu.
Namun, kata Adriansyah, hal itu sedikit teratasi dengan adanya sejumlah tes untuk para pramudi baru yang diadakan oleh pihak Trans Jakarta maupun operator busway itu sendiri . "Ada tahapan yang harus dilalui seperti psikotes, kecakapan mengemudi dan lainnya," pungkasnya.
(asp/nvc)











































