Ketua Umum Badko HMI Sulselbar, Henny Handayani, mengatakan penahanan Chandra dan Bibit menciptakan preseden buruk. Hal ini sekaligus menunjukkan Polri tidak berniat memperbaiki citra penegak hukum.
"Sebelum turun dari jabatannya, Kapolri juga harus minta maaf pada masyarakat karena telah semena-mena ketika menahan Chandra dan Bibit," ungkap Henny.
Dalam aksinya, para mahasiswa kompak berpakaian hitam-hitam. Hal ini sebagai simbol dukungan pada Chandra dan Bibit.
"Dalam aksi serentak kami di beberapa kota, HMI menyatakan mosi tidak percaya pada keseriusan SBY menegakkan hukum di negeri ini," pungkas Henny.
Selain mendesak Kapolri diganti, massa juga meminta Chandra dan Bibit segera dibebaskan.
(mna/djo)










































