Bibit Dikado Kuku Bima Biar Rosa

Selasa Ultah

Bibit Dikado Kuku Bima Biar Rosa

- detikNews
Senin, 02 Nov 2009 11:50 WIB
Bibit Dikado Kuku Bima Biar Rosa
Depok - Bibit Samad Rianto sepertinya harus melewatkan ulang tahunnya ke-64, Selasa (3/11/2009) besok di tahanan. Pengacaranya pun menyiapkan kado agar wakil ketua nonaktif KPK itu tetap kuat. 3 Kotak Kuku Bima TL pun dibawakan khusus untuk Bibit.   

"Kita bawa kuku bima TL. Kan besok Pak Bibit ulang tahun. Biar rosa (kuat)," ujar salah seorang anggota kuasa hukum Bibit-Chandra kepada wartawan di gerbang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (2/11/2009).

Irjen (Purn) Dr. Bibid Samad Rianto, MM  lahir pada 3 November 1945 di Kediri, Jawa Timur. Bibit terlahir dari keluarga sederhana, ibunya menjadi tukang jahit di pasar. Ekonomi yang sulit memaksa Bibit menjadi kuli tenun agar bisa melanjutkan sekolah ke SMA.  Lulus SMA, Bibit bergabung di Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 1970. Alasan utama Bibit memilih Akpol karena bisa menjadi perwira dan penghasilan seorang perwira pada saat itu lumayan cukup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lulus dari Akpol, Bibit mengabdikan dirinya selama 30 tahun di kepolisian. Berbagai posisi teritorial pernah diembannya, di antaranya Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Pusat, Wakapolda Jawa Timur, dan Kapolda Kalimantan Timur.

Bibit pensiun dari kepolisian pada 15 Juli 2000 dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal. Atas jasa dan pengabdiannya selama bertugas, suami Sugiharti ini mendapatkan berbagai bintang jasa dan penghargaan.

Usai pensiun, pria bergelar doktor ini pun mengajar di Universitas Bina Nusantara selama 4 tahun. Ia jadi menjadi rektor Universitas Bhayangkara selama 3 tahun.  Ia juga sempat mengajar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan bekas kampusnya  di PTIK.

Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi pansel pimpinan KPK tahun 2007, Bibit adalah perwakilan Kepolisian yang paling bersih. “Dia (Bibit) lebih ke dunia ilmiah, ilmu soal investigasi tindak pidana, jadi lebih bersih,” ungkap anggota Pansel pimpinan KPK 2007, Mas Achmad Santosa pada 16 September 2009 pada detikcom. (ddt/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads