Puluhan mahasiswa tampak yang membawa gayung dan ember itu lalu mengisi dengan air kolam Bundaran HI. Air itu akan diarak menuju kantor Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan menuntut agar pemutusan ember dan gayung dicabut.
"Sudah 16 bulan di pengungsian kampus sementara, satu minggu terakhir tanpa listrik dan air," kata Pengurus Senat Mahasiswa STT Setia, Ahas di Bundaran HI, Jakarta, Senin (2/10/2009).
Massa membawa poster bertuliskan "Berikan kami listrik", dan "Listrik untuk belajar."
"Kami meminta dialirkan lagi. Kami sudah seperti binatang, tanpa MCK yang layak," kata dia.
Akibat demo ini lalu-lintas dari Sudirman menuju Thamrin tersendat karena 2 lajur di Bundaran HI dipergunakan oleh pendemo dan pengamanan petugas polisi.
(Ari/aan)










































