Β
Seperti dilansir AFP, Senin (2/11/2009), Tseng (25), seorang warga negara Taiwan, telah divonis untuk berada di kursi roda semenjak dia kecil. Tseng menderita suatu penyakit otot genetik yang tidak dapat disembuhkan, dan kini penyakitnya telah sampai pada tahap akhir.
"Saya tidak tahu berapa hari lagi saya akan pergi, jadi saya ingin mengadakan sebuah 'pemakaman hidup' untuk diri saya, untuk mengumumkan harapan terakhir saya yang akan mendonorkan tubuh saya bagi penelitian medis," ujar Tseng.
Tseng yang berasal dari sebuah wilayah di selatan Kaohsiung, mengucapkan selamat jalan kepada keluarganya dan sekitar 100 dokter dan mahasiswa di sebuah sekolah kedokteran lokal, yang nantinya akan menerima sumbangan tubuhnya ketika dia meninggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(nvc/nrl)











































