Akan Ada Demo, Penjagaan Mako Brimob Diperketat

Bibit & Chandra Ditahan

Akan Ada Demo, Penjagaan Mako Brimob Diperketat

- detikNews
Senin, 02 Nov 2009 10:43 WIB
Akan Ada Demo, Penjagaan Mako Brimob Diperketat
Jakarta - Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah kini menghuni Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok. Penjagaan di gerbang depan Mako Brimob hari ini semakin ketat mengingat hari ini akan digelar aksi unjuk rasa oleh sejumlah mahasiswa.

Pantauan detikcom, Senin (2/11/2009), pukul 10.10 WIB, sekitar 10 orang Brimob berseragam hitam dengan senjata lengkap berjaga-jaga di sekitar pintu masuk. Bila dalam keadaan normal, bisanya gerbang  depan hanya dijaga oleh sekitar 2-4 orang saja.

Selain itu, satuan setingkat kompi yang berjumlah sekitar 100 orang juga diturunkan di lokasi. Mereka berada di halaman dalam Markas Korps Brimob. Sementara di luar gerbang, terlihat sebuah mobil patroli polisi dan sebuah mobil truk Brimob yang disiagakan di pinggir jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut informasi, sekitar pukul 10.00 WIB sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta akan mengadakan aksi demonstrasi di depan Mako Brimob. Namun, hingga pukul 10.15 WIB belum tampak satu pun mahasiswa di lokasi. Bahkan suasana di Mako Brimob terlihat normal. Hanya belasan wartawan yang berada di luar gerbang karena tidak diperbolehkan masuk ke dalam.

Bibit dan Chandra dipindahkan dari tahanan Bareskrim Mabes Polri ke tahanan Mako Brimob pada Jumat (30/10/2009) malam lalu. 

Mabes Polri menahan Bibit dan Chandra mulai Kamis (29/10/2009) lalu dengan alasan ancaman hukuman terhadap 2 orang itu di atas 5 tahun. Selain itu penahanan dilakukan karena bila mereka masih di luar tahanan dikhawatirkan bisa mempengaruhi opini lewat jumpa pers.

Bibit dan Chandra dikenai pasal penyalahgunaan wewenang, penyuapan dan pemerasan terkait kasus korupsi bos PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo. KPK telah menetapkan Anggoro sebagai buron. Pria itu hingga kini belum bisa diperiksa KPK karena kabur ke Singapura. Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji pernah menemui Anggoro di Singapura.

(nvc/nrl)


Berita Terkait