"Tim independen sudah urgen untuk menangani persoalan ini," kata Wakil Koordinator Kontras Haris Azhar, di kantor Kontras, Jl Borobudur 14, Jakarta, Minggu (1/11/2009).
Menurut Haris, tim independen bisa saja diketuai oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, namun berada di luar kewenangan MK. Atau ketuanya bisa saja tokoh masyarakat yang kredibel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MK telah memerintahkan KPK untuk menyerahkan bukti rekaman yang diduga berisi rekayasa kasus atas Bibit dan Chandra, pada Selasa (3/11/2009) depan. Namun Mabes Polri, pada Jumat (30/10/2009) lalu, menyatakan akan meminta penyitaan rekaman tersebut.
Dalam transkrip rekaman yang beredar, nama-nama petinggi Kejagung dan Mabes Polri disebut-sebut dalam percakapan Anggodo Widjojo.
Nama-nama yang disebut adalah Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga, mantan Jamintel Wisnu Subroto, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji dan eks Wakabareskrim Irjen Pol Hadiatmoko. Percakapan antara Anggodo dan seorang perempuan bahkan menyebut nama SBY.
Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal menyatakan nama SBY dicatut dalam rekaman tersebut. SBY juga memerintahkan dilakukannya pengusutan.
Anggodo, yang adalah adik buron KPK, mengakui rekaman tersebut tapi menyatakan transkrip yang beredar tidak sepenuhnya benar.
(iy/irw)











































