"Agak lamban untuk memberikan penanganan atau mendorong adanya klarifikasi dari lembaga Polri," kata Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat berbincang lewat telepon, Minggu (1/11/2009).
Menurut Din, seharusnya SBY berada dalam posisi netral ketika mencari solusi dari permasalahan ini. Jangan sampai terkesan berat sebelah pada pihak kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang baru saja pulang dari Amerika Serikat (AS) ini juga meminta sikap kenegarawanan SBY ditunjukkan terhadap kasus Bibit-Chandra. Jika tidak segera dilakukan penanganan, maka blunder akan terjadi bagi pemerintahan SBY.
"Dan ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum dan pemberantasan korupsi," tutup Din.
(mad/mad)











































