Kreativitas itu dilakukan oleh Koalisi Masyarakat Sipil sebagai bentuk dukungan pada Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah. Aksi ini bertempat di kantor Imparsial, Jl. Jl Diponegoro No 9, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2009). Tergabung dalam koalisi tersebut antara lain Indonesia Corruption Watch, Imparsial, Aliansi Jurnalis Independen, dan Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN).
Awalnya, roti buaya dihidangkan di atas meja. Lalu puluhan roti disusun hingga membentuk tulisan KPK, dengan panjang tulisan 20-25 centimeter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat kondisi aparat penegak hukum yang semakin kalap sehingga hukum rentan disalahgunakan, kami menyatakan Indonesia darurat keadilan!" ujar Danang Widoyoko dari ICW.
Usai menyatakan sikap, roti buaya yang membentuk KPK itu pun disantap beramai-ramai. "Emmmm....enak juga roti buaya KPK ini. Rotinya rasa cokelat," kata seorang hadirin.
(fiq/nrl)











































