"Maaf ya tidak ada konferensi pers lagi. Pak Boediono sekarang lagi konsentrasi di National Summit dulu," ujar Staff Khusus Bidang Media Setwapres, Yopie Hidayat kepada wartawan di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2009).
Pascapelantikannya sebagai Wapres, Boediono juga terbilang jarang berada di kantornya yang baru di Istana Wapres. Konferensi pers yang dijanjikan digelar tiap jumat pun belum pernah digelar.
Konferensi pers pertama Boediono sangat ditunggu-tunggu oleh wartawan yang biasa meliput di lingkungan Istana Wapres pascadilantiksebagai Wapres. Padahal pada Jumat lalu, melalui staf khususnya, Boediono menjanjikan akan mulai menggelar konferensi pers Jumat ini.
Kebiasaan menggelar konferensi pers usai Jumat di Istana wapres dimulai sejak Jusuf Kalla (JK) menjadi wapres. Kebiasaan ini pun rencananya akan tetap dilanjutkan oleh Boediono. Namun dua minggu berkantor, Boediono tak kunjung 'bunyi'. "Pak Boediono juga akan melakukan press briefing tiap Jumat," kata Yopie beberapa waktu lalu.
'Enggan' nya Boediono bicara lantas memunculkan dugaan di kalangan wartawan terkait pembatasan informasi. Sekadar diketahui, saat pertama kali berkantor di Istana Wapres, Boediono langsung memberi pengarahan kepada para karyawan Setwapres. Boediono meminta agar arus informasi yang keluar harus dibatasi karena Setwapres adalah lembaga yang strategis.
"Harus tahu mana yang layak dikeluarkan, dan mana yang tidak," ujar Boediono saat itu di depan 150 karyawan.
Siang tadi Boediono melakukan shalat Jumat di Mesjid Baiturrahman, yang berada dalam kompleks kantor Wapres. Boediono mengenakan baju koko putih dan peci hitam.
(gun/nik)
