Anggodo: RI-1 Itu Adalah Bonaran

Anggodo: RI-1 Itu Adalah Bonaran

- detikNews
Jumat, 30 Okt 2009 14:14 WIB
 Anggodo: RI-1 Itu Adalah Bonaran
Jakarta - RI-1 sudah umum menjadi sebutan bagi presiden Indonesia. Nama SBY dan RI-1 disebut-sebut dalam rekaman tentang upaya untuk merekayasa kasus pimpinan KPK. Anehnya, Anggodo Widjojo menyatakan RI-1 yang dimaksud dalam rekaman itu bukanlah SBY. Kok bisa?

"RI-1 satu itu adalah Pak Bonaran," kata Anggodo usai melaporkan KPK di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jumat (30/10/2009). Bonaran Situmeang tidak lain adalah pengacara Anggoro sendiri.Bonaran sendiri sebelumnya menyatakan penyebutan nama SBY dalam rekaman kliennya dengan seorang wanita hanya dalam konteks guyonan.Anggodo adalah adik buron KPK Anggoro Widjojo. Dalam transkip rekaman yang beredar di kalangan publik, Anggodo melakukan sejumlah lobi dengan petinggi Kejagung dan polisi untuk membereskan kasus kakaknya, kasus korupsi PT Masaro Radiokom.

Dalam rekaman itu misalnya, Anggodo melakukan percakapan dengan pria yang suaranya diduga mantan Jamintel Wisnu Subroto untuk mengatur skenario rekayasa kasus terhadap pimpinan KPK. Anggodo juga melakukan percakapan dengan seorang perempuan yang diduga adalah Lien. Dalam perbincangan itu, Lien menyebut nama SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anehnya Anggodo merasa tidak pernah mendengarkan rekaman yang selalu disebut-sebut di media massa. "Saya tidak tahu, saya tidak mendengarkan," kata pria asal Surabaya ini.

Nama SBY dicatut 3-4 kali dalam rekaman yang transkripnya telah beredar luas itu. Antara lain berbunyi:

"Pokoke saiki (pokoknya sekarang) Pak SBY mendukung. SBY itu mendukung Ritonga lo," ujar seorang wanita bernama Yuliana Gunawan atau Lien, dalam percakapan dengan seorang pria yang suaranya mirip Anggodo pada percakapan 6 Agustus.

Anggodo sempat tidak percaya dengan dukungan SBY itu, namun wanita bernama Lien itu meyakinkan. "Harus ditegakno, ngarang yo opo si yang (harus tega, masa mengarang?)" jelas Lien.

Selain nama SBY disebut langsung, percakapan Anggodo dengan pria yang diduga Wisnu Subroto juga menyebut kata RI-1. Misalnya percakapan mereka pada 23 Juli 2009 yang berbunyi:

"Pokoknya berkasnya ini kelihatannya dimasukkan ke tempatnya Ritonga, minggu ini, terus balik ke sini, terus action," jelas suara Anggodo.

Lawan bicaranya pun lalu menanyakan apakah, berkasnya itu sudah dikirim ke SBY atau belum. "RI 1 belum?" tanyanya.
(fiq/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads