DPC PDIP Surabaya Laporkan KAMMI ke Polwiltabes
Jumat, 02 Apr 2004 19:15 WIB
Surabaya - Pengurus DPC PDIP Surabaya melaporkan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) dan peserta demo lainnya ke Polwiltabes Surabaya. Mereka dinilai telah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik PDIP."PDIP sangat menyesalkan sikap demonstran yag sebagian besar kalangan kampus. Pada masa tenang ini kok justru bikin demo disertai penghinaan terhadap parpol peserta Pemilu yang sah."Demikian tukas Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Agus Supriyanto kepada detikcom. Dia turut serta membuat laporan di Polwiltabes Surabaya jalan Sikatan Surabaya sekitar pukul 18.30 WIB, Jumat (2/4/2004)."Seharusnya mereka sebagai intelektual tidak membuat provokasi terhadap massa pendukung PDIP," tambah Agus.Agus juga menyerahkan bukti-bukti poster yang berhasil dirampas dari tangan demonstran kepada polisi. Antara lain bertuliskan: "Moncong putih hatinya busuk", "Tolak duit Mega-Akbar", "Putih belum tentu bersih, apalagi merah" dan "Coblos partai Islam".Dia kemudian mengklarifikasi kejadian tadi siang antara massa PDIP dengan demonstran. Menurutnya, itu bukan upaya pembubaran terhadap aksi mahasiswa. Namun mengambil poster-poster yang isinya menyinggung PDIP."Kita hanya ambil poster. Kita tidak anarkis. Kita anggap demo itu sudah kebablasan. Demokrasi yang benar tidak seperti itu. Silakan demo, tapi jangan menyinggung orang lain," tandas Agus.
(sss/)











































