Jefri Noer Lengser
Masyarakat Kampar Berzikir
Jumat, 02 Apr 2004 17:30 WIB
Pekanbaru - Sebagai rasa syukur atas lengsernya Bupati Kampar Jefri Noer, sekitar 6.000 warga Kampar dari berbagai elemen masyarakat, baik guru, siswa pegawai negeri sipil dan tokoh adat melakukan doa bersama yang dinamakan "Kampar Berzikir" di Bangkinang -- ibukota Kampar, Riau.Acara religius itu diadakan di Gedung Mahligai Bungsu atau Gedung Dewan Pandidikan tempat berkumpulnya para guru di Kampar. Mereka mulai berzikir, Jumat (2/4/2004) sekitar pukul 08.00 hinga 09.00 WIB. Pemilihan gedung itu karena selama ini sebgai tempat awal menuntut pemberhentian Jefri Noer. Acara itu, dikoordiniri langsung oleh Kapolres Kampar Ajun Komisaris Besar Polisi Abdul Hasyim Gani. Acara tersebut juga dihadiri Kapolda Riau Brigjen Deddy S Komaruddin. Selain 6.000 orang yang ikut berzikir bersama, diperkirakan 2.000 pelajar yang dikumpulkan dari sejumlah sekolah yang ada di Bangkinang, juga hadir.Menurut Abdul Gani, acara tersebut sebenarnya bukan bertujuan mensyukuri atas diterbitkannya SK Mendagri Nomor 131.24-329 tanggal 25 Maret 2004 yang telah menonaktifkan Bupati Jefri Noer. Akan tetapi, acara itu lebih didasari atas keinginan untuk mensyukuri terlepasnya Kampar dari bencana sosial. "Kita bertujuan untuk melihat Kampar ke masa depan untuk bisa saling bahu membahu. Puncak acara dalam perhelatan itu adalah salat hajat berjamaah yang dilanjutkan istigotsah serta doa sujud syukur bagi keselamatan Kabupaten Kampar ke depan," kata Gani kepada detikcom, Jumat (2/4/2004) di Bangkinang.Sedangkan Pejabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kampar, Basrun mengatakan, setidaknya dengan acara ini dapat menjalin silaturrahmi setelah gelombang aksi unjuk rasa yang berlangsung hampir sebulan. "Acara yang kita lakukan ini, setidaknya dapat menjalin silaturahim antara elemen masyarakat di Kampar setelah selama satu bulan lamanya melakukan aksi unjuk rasa," katanya.
(nrl/)











































