H-3, 10% Warga Sragen Belum Terima Kartu Pemilih

H-3, 10% Warga Sragen Belum Terima Kartu Pemilih

- detikNews
Jumat, 02 Apr 2004 17:19 WIB
Solo - Sepuluh persen atau lebih dari 6.000 warga Kabupaten Sragen hingga H-3 Pemilu ini belum menerima kartu pemilih. Namun pihak KPU setempat berjanji akan mengupayakan hari ini semua calon pemilih akan menerima kartu pemilih itu."Hingga hari ini sekitar 10 persen dari jumlah pemilih di Sragen yang mencapai lebih 681 ribu belum menerima kartu pemilih maupun surat undangan. Padahal hari ini adalah batas akhirnya. Dikhawatirkan mereka tidak bisa menyalurkan aspirasi politiknya," papar Ketua Bidang Pengawasan Panwaslu Sragen, Sutyatmoko Wardoyo, Jumat(2/4/2004) siang.Dijelaskannya bahwa banyak ketua RT dan PPS (petugas pemungutan suara) yang melapor bahwa belum sampainya kartu pemilih kepada calon pemilih disebabkan karena banyak nama yang tidak cocok dengan alamat, atau nama tidak dikenal sementara alamatnya tertera jelas. Selain itu juga disebabkan faktor biaya pengiriman yang diberikan KPU kepada PPS sangat minim. Bahkan, kata Sutyatmoko, ada salah satu anggota Panwaslu Sragen yang hingga hari ini belum menerima kartu pemilih, meskipun sudah beberapa kali mempertanyakan kepada KPU Sragen. "Sebaiknya persoalan secepatnya diselesaikan oleh KPU karena bisa menimbulkan kerawanan," ujarnya. Pihak KPU Kabupaten Sragen tidak serta-merta mengakuinya. Meskipun mengakui ada warga yang belum menerima kartu pemilih namun mereka berjanji hari ini semua akan menerimanya. Anggota KPU Sagen, Fadhil Mansyurrudin, saat dikonfirmasi mengatakan masih banyak warga Sragen hingga Jumat siang belum menerima kartu pemilih dan surat undangan.Berapa jumlah tepat orang yang belum menerimanya, Fadhil enggan memaparkan. Dia hanya berkilah dengan mengatakan, "Hari ini semua akan menerima kartu pemilih serta surat undangan, termasuk di antaranya 1.250 orang yang terdaftar sebagai pemilih susulan. Distribusinya akan ditangani masing-masing KPPS," ujarnya.Fadhil berkali-kali meyakinkan bahwa hari Jumat ini pembagian kartu pemilih akan rampung seluruhnya. Namun dia enggan memberikan jawaban jika ternyata targetnya itu meleset. Dia hanya meminta kepada meminta seluruh warga yang sudah mempunyai hak pilih, namun belum menerima kartu pemilih agar secepatnya menanyakan ke PPS setempat. Selain itu dia juga mengimbau warga yang tidak terdaftar sebagai pemilih agar juga segera mendaftarkan namanya ke PPS. Fadhil menjamin, meskipun mereka tidak bisa ikut mencoblos pada Pemilu Legislatif 5 April, namun akan bisa mencoblos pada Pemilu Presiden 5 Juli maupun 20 September mendatang jika ada.Namun saat ditanya berapa jumlah warga yang tidak terdaftar sebagai pemilih tersebut, lagi-lagi Fadhil mengaku tidak tahu secara pasti jumlahnya. "Mereka tidak terdaftar dalam pendaftaran pemilih P4B maupun pendaftaran susulan, jadi kami ya tidak tahu," elaknya. (nrl/)


Berita Terkait