Golkar, PDIP, PPP Pelanggar Kampanye Terbesar

Golkar, PDIP, PPP Pelanggar Kampanye Terbesar

- detikNews
Jumat, 02 Apr 2004 16:14 WIB
Jakarta - Golkar, PDIP, dan PPP adalah parpol dengan pelanggaran tindak pidana kampanye terbesar. Termasuk salah satunya adalah melakukan money politics."Dari evaluasi umum pengawasan kampanye pemilu legislatif, Golkar, PDIP dan PPP, dinobatkan sebagai parpol yang paling banyak melakukan pelanggaran pidana kampanye." Hal tersebut disampaikan oleh Rozy Munir, anggota Panwaslu kepada wartawan di kantor Panwaslu Gedung ASPAC, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/4/2004).Rozy mengaku tak heran jika pelanggar tindak pidana terbesar adalah Golkar, PDI, dan PPP. "Ketiganya adalah parpol lama, memiliki basis massa yang besar, termasuk mempunyai kekuatan di dalam eksekutif. Jadi tidak mengherankan bila pelaku pelanggaran pidana pemilu selama kampanye didominasi oleh oknum dari ketiga parpol besar itu," tutur Rozy.Lebih lanjut lagi, jelas Rozy, termasuk dalam pelanggaran tindak pidana kampanye antara lain, money politics, mengacaukan jalannya kampanye, dan mengganggu ketertiban umum. "Money politics modusnya antara lain, menjanjikan uang atau barang kepada calon pemilih, menerima atau memberi sumbangan dana kampanye malampaui batas, juga menerima sumbangan kampanye dari luar negeri, dan pihak-pihak yang tidak beridentitas jelas," jelas Rozy.Dalam tiga putaran kampanye, kata Rozy, Panwaslu mencatat 231 pelanggaran pidana dan 2.825 pelanggaran administrasi. "Meski pelanggaran tindak pidana sangat kecil dibandingkan pelanggaran administrasi, tetapi itu adalah pelanggaran yang membahayakan kehidupan politik, yaitu politik uang," Rozy berujar.Selain tiga parpol besar di atas, parpol baru yang tercatat kerap melakukan money politics adalah PKPB. "Modusnya berupa pembagian sembako di Jakarta dan pembagian beasiswa di Bali," demikian Rozy. (dit/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads