"Mulai malam ini, kami akan mogok makan sampai kami memperoleh kepastian kampus pengganti yang layak," kata Ahas, salah satu pengurus Senat Mahasiswa SETIA kepada wartawan, Kamis (29/10/2009).
Selain aksi mogok makan, mereka berencana menggelar tenda keprihatinan di trotoar depan kampus yang berlokasi di Jl S Parman, Grogol. Mereka mendesak pemerintah bertanggung jawab atas pengusiran secara sepihak yang mereka alami dari kampus Pinang Ranti, Jaktim dan kampus sementara Grogol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
diintimidasi tetapi pemerintah diam saja," keluh Ahas sangat kecewa.
Hingga pengusiran hari ke empat, kondisi kampus sementara di Grogol sudah makin memprihatinkan. Aliran listrik diputus. Air tidak mengalir. Kegiatan Mandi Cuci Kakus (MCK) terganggu. Sementara pihak pemkot Jakarat Barat yang tadinya bersedia menampung angkat tangan tanpa upaya menyelamatkan nasib 1.100 mahasiswa tersebut.
(Ari/sho)











































