Aksi perang batu antar puluhan mahasiswa Fakultas Teknik melawan puluhan mahasiswa Fakultas Bahasa di kampus pencetak guru pendidik ini berlangsung dari pukul 16.30 Wita hingga pukul 17.15 Wita, Kamis (29/10/2009). Kedua kubu berusaha saling serang dengan menggunakan batu atau parang sambil mengucapkan sumpah serapah dan kata-kata jorok. Kedua kubu baru berhenti saat belasan polisi dari Polres Makassar Timur datang ke lokasi tawuran. Tak ada korban yang jatuh dalam peristiwa ini.
Sekitar pukul 20.00 Wita, puluhan polisi dari Polres Makassar Timur dan Brimob Polda Sulselbar yang melakukan penyisiran di dua fakultas yang bertikai, berhasil mengamankan satu pistol rakitan, satu senapan angin, beberapa bilah parang dan anak panah. Dalam penyisiran ini, tidak ada pelaku tawuran yang diamankan oleh polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terpaksa meminta bantuan pada pasukan Brimob Polda Sulselbar untuk menyisir kedua fakultas tersebut, sambil berkoordinasi dengan pihak rektorat kampus ini," ungkap Mansyur.
Sebelumnya, sekitar pukul 13.00 Wita di kampus Universitas 45 Makassar, jalan Urip Sumoharjo, Makassar, tawuran juga hampir pecah setelah dua kelompok mahasiswa saling bersitegang dan siap-siap saling serang.Β Β
(mna/asy)











































