"Kita masih belum bisa memberikan sanksi atau masuk ke tahap itu. Sampai ini kita masih terus melakukan koordinasi dan mencari sumber permasalahan," kataย Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Agoes Boedi Tjahjono kepada wartawan di kantornya Jalan Pahlawan usai meminta keterangan dari tim pembuat soal, Kamis (29/10/009).
Agoes masih belum menentukan apakah ada ujian ulang khusus Bahasa Indonesia. Pihaknya masih menunggu koordinasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal ujian Bahasa Indonesia yang bikin geger dunia pendidikan Sidoarjo adalah sebuah teks cerita berjudul "Pengusaha Bandel di Krangkeng Bareng Mak Erot." Dari segi pemilihan materi yang menggunakan judul "Mak Erot", jelas terasa ganjil. Apalagi dari struktur EYD, penulisan "di Krangkeng" jelas salah.
Belum lagi di alinea terakhir artikel itu bertuliskan kata-kata yang berbau cabul, bercampur bahasa Jawa. "Pengusaha nakal diucluk-ucluk, karo biasane dibalsem teronge...I Love U Full." Sebagian sekolah menutupi kalimat cabul dengan stipo, namun ada juga yang tidak sempat.
(ze/nrl)











































