Sharon: Arafat Bisa Jadi Target Pembunuhan Israel
Jumat, 02 Apr 2004 15:27 WIB
Jakarta - Presiden Palestina Yasser Arafat bisa menjadi target pembunuhan Israel di masa mendatang. Demikian diungkapkan Perdana Menteri (PM) Israel Ariel Sharon dalam wawancara yang dipublikasikan hari Jumat ini.Komentar ini merupakan ancaman paling eksplisit yang dilontarkan Sharon terhadap musuh lamanya itu. Dalam wawancara dengan harian Haaretz, Sharon ditanyakan apakah Arafat dan pemimpin Hizbullah, Nasrallah merupakan target pembunuhan. Sharon pun menjawab: "Siapapun yang membunuh seorang Yahudi atau membahayakan warga negara Israel, atau mengirimkan orang-orang untuk membunuh Yahudi, dia orang yang sudah ditandai. Titik," ujar pemimpin Israel itu seperti dilansir Associated Press, Jumat (2/4/2004).Sementara kepada surat kabar Maariv, Sharon mengatakan bahwa "Sekarang ini, semua orang tahu kalau Arafat adalah penghalang setiap kemajuan."Ancaman Sharon ini diperkuat oleh Wakil PM dan orang kepercayaannya, Ehud Olmert. "Mereka yang terlibat dalam pembunuhan Yahudi akan mempertahankan diri mereka sendiri, berlari, sembunyi dan mengerahkan semua energi mereka untuk mempertahan diri, itulah yang dimaksud PM," tukas Olmert kepada Radio Israel.Sharon berulang kali menuding Arafat terlibat dalam serangan-serangan terhadap warga Israel. Menurut Sharon, Arafat telah mendorong dan membiayai militan-militan Palestina yang melancarkan serangan terhadap Israel.
(ita/)











































