Kapolresta Semarang Selatan, AKBP Nurkholis mengatakan jajarannya masih terus bergerak untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan.
"Ini modusnya benar-benar baru, mengaku sebagai kerabat dan motifnya belum jelas," katanya di Mapolres Semarang Selatan, Jl Sultan Agung, Kamis (29/10/2009).
Sejauh ini, polisi memeriksa 6 orang. Belum ada satu pun yang dimungkinkan menjadi tersangka.
"Semua masih berjalan. Tim masih di lapangan," jelasnya.
Proses penculikan bayi di RSUD Semarang cukup rapi. Pelaku mengaku sebagai kerabat, sehingga bayi diambil alih dengan mudah.
"Kami juga belum bisa memastikan apakah ini dilakukan sindikat atau bukan. Semua akan terungkap jika pelaku tertangkap," pungkasnya.
(try/djo)











































