Sejumlah Tokoh Jakarta Serukan Pemilu Damai

Sejumlah Tokoh Jakarta Serukan Pemilu Damai

- detikNews
Jumat, 02 Apr 2004 13:30 WIB
Jakarta - Pemilu tinggal 3 hari lagi, semua pihak diimbau agar mensukseskan Pemilu 2004 secara damai dan demokratis. Masyarakat diminta tak gampang diadu domba dan mewaspadai upaya menggagalkan PemiluDemikian imbauan Komunike Jakarta yang disampaikan dalam jumpa pers di Jakarta Media Center (JMC), Jl. Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (2/4/2004).Komunike Jakarta merupakan gabungan sejumlah organisasi massa antara lain Yayasan Jati Diri Bangsa, Kebangkitan Indonesia Raya, dan Koalisi Jalan Lurus. Jumpa pers itu dihadiri sejumlah tokoh dari Komunike Jakarta antara lain Ali Yafie, mantan Mendagri Surjadi Soerdija, Ahmad Mubarok, B.Wiwoho, mantan Kapolri Awaludin Djamin, Sulastomo, dan Kiki Syahnakri. Komunike juga mengimbau kepada para pemilih untuk memilih pemimpin yang bersih. Pemimpin yang dipilih haruslah orang yang mampu, teruji serta mempraktekkan pola hidup bersih, sederhana dan pengabdian. Kepada elit politik, Komunike mengimbau agar jujur dalam proses Pemilu baik menang maupun kalah. Pemerintah harus bertanggungjawab atas penyelenggaraan Pemilu. TNI dan Polri harus tetap netral. Sedangkan tokoh masyarakat, agamawan dan cendekiawan diimbau tetap memberikan pencerahan kepada masyarakat. Sulastomo dari Gerakan Jalan Lurus menilai Pemilu ini tidak sesempurna yang diharapkan. Tapi meskipun hasilnya tidak sangat memuaskan harus tetap dijalani sebagai bagian dari demokrasi. "Kita tahu banyak kartu pemilih yang belum sampai. Losistik juga belum beres. Nah untuk itu masyarakat harus ikut menutupi kekurangan itu," katanya.Sedangkan Ahmad Mubarok menegaskan, untuk menciptakan suasana baru bagi bangkitnya Indonesia perlu ada pemimpin baru yang memiliki visi jauh ke depan dan pemimpin yang tidak haus kekuasaan.Perlukah Indonesia ini dipimpin orang yang sangat baru seperti Amien Rais dan Susilo Bambang Yudhoyono? "Kita bergerak pada seruan moral bukan dukung mendukung politisi," kata Mubarok. Sementara itu Awaludin Djamin optimis Pemilu akan berlangsung serentak 5 April. Mantan Kapolri itu berpendapat Pemilu sekarang akan lebih baik dibanding Pemilu sebelum-sebelumnya. "Sekarang ini rakyat sudah kebagian sembako, dibandingkan dengan dulu rakyat tidak kebagian apa-apa. Ya mending lah dari pada dulu," katanya. (iy/)


Berita Terkait