"Saya kritik metodologi pendidikan kita," ujar SBY saat memberikan sambutan dalam National Summit 2009 di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (29/10/2009).
"Coba kita lihat. Sejak TK, SD, SMP, SMA, metodenya jangan guru yang aktif, sementara siswanya pasif, sekadar mengejar nilai rapor ujian," cetus SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau cuma itu (tujuannya nilai rapor), maka anak-anak kita tidak berkembang kreatif," tambah SBY.
SBY meminta para siswa agar didorong untuk banyak mempelajari studi kasus, sehingga daya nalar siswa bertambah bagus.
"Agar pendidikan kita tidak menghasilkan job seeker (pencari kerja), tapi job creator (pencipta lapangan kerja)," ujarnya.
(anw/nrl)











































