"Jaksa jangan dorong-dorong dong!" bentak Antasari sambil mengarahkan pandangannya ke arah jaksa yang hendak membawanya ke luar ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (29/10/2009).
Mendengar bentakan Antasari tersebut, sekitar 4 jaksa yang berdiri mengelilingi terdakwa kasus dugaan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen itu terdiam. "Saya sudah tahu jalannya," imbuh Antasari.
Peristiwa itu terjadi di dekat pintu keluar ruang sidang Oemar Seno Adji. Saat mau keluar, Antasari sempat berhenti untuk diwawancara wartawan namun akhirnya wawancara batal dilakukan.
Pekan lalu pria berkumis tebal ini juga kesal terhadap perlakuan jaksa karena sebelum sidang dimulai Antasari sudah dibawa masuk ke ruang persidangan. Antasari lalu dibawa keluar lagi dan dimasukkan sel tahanan. Namun belum sempat sampai di sel, hakim terlihat menuju ruang persidangan. Akhirnya Antasari diminta menunggu di samping ruang persidangan. Antasari protes karena merasa dipingpong.
(nik/nrl)











































