Parpol di Makassar Ramai-ramai Cabuti Atribut
Jumat, 02 Apr 2004 01:15 WIB
Makassar - Memasuki masa tenang menjelang Pemilu 5 April nanti, beberapa partai politik di Makassar, Kamis (1/4/2004) malam mulai mencabuti bendera dan baliho yang terpasang di jalan-jalan protokol. Namun begitu, masih terlihat sejumlah atribut parpol yang belum dicopot.Aksi bersih-bersih misalnya terlihat di Jalan Perintis Kemerdekaan, dimana sebelumnya puluhan bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memenuhi pinggir jalan dengan warna merah, kini mulai dicabuti oleh para kader dan pengurus partai yang tenar dengan sebutan moncong putih ini. Bahkan beberapa atirbut, sudah dicabut sejak dua hari yang lalu. Selain PDIP, massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga terlihat mulai menurunkan beberapa spanduk yang dibentangkan di pinggir jalan. Di beberapa jalan protokol di Makassar, atribut PKS memang cukup dominan dibanding partai-partai lain. Beberapa bendera yang terikat di tiang-tiang listrik mulai diturnkan oleh para kader partai yang diketuai Hidayat Nurwahid ini. Para kader, berbekal tangga dan gunting melepas ikatan tali bendera yang diikat di pohon atau tiang listrik.Sementara itu, di Jaln Urip Sumohardjo beberapa pengurus partai mulai bersiap–siap untuk mencabuti ratusan bendera partainya yang dipasang di pinggir jalan. Di antaranya Partai Golkar, PAN, dan Partai PDK. Bukan hanya bendera Parpol, juga beberapa baliho bergambar caleg masing-masing partai yang terpasang di pinggir jalan, mulai dicabuti.Selain Parpol, beberapa bendera dan baliho untuk DPD juga mulai dicopot. Di perempatan jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Bawakaraeng, beberapa baliho sudah mulai dicabut. Dalam pencabutan atribut ini, Kapolda Sulsel, Irjen Yusuf Manggabarani juga turut melakukan pemantauan di sekitar kota Makassar. Tak ketinggalan pula dari pihak KPU dan Panwaslu.
(mar/)











































