Polisi Diminta Selidiki Rekaman Kriminalisasi KPK

Nama SBY Dicatut

Polisi Diminta Selidiki Rekaman Kriminalisasi KPK

- detikNews
Rabu, 28 Okt 2009 16:21 WIB
 Polisi Diminta Selidiki Rekaman Kriminalisasi KPK
Jakarta - Polisi dan KPK diminta menyelidiki secara serius dan sungguh-sungguh atas rekaman yang diduga terkait kriminalisasi KPK. Persoalan ini harus diungkap ke publik karena sudah menjadi wacana terbuka dan perhatian semua pihak.

"Seluruh nama yang disebut dalam rekaman itu harus diperiksa oleh KPK maupun Polri. Rekaman ini sudah menjadi milik publik, jadi harus dibuat terang benderang. Kita minta keterangan kepada orang itu (pencatut) apa hubungannya dengan presiden," kata Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2009).

Menurut salah satu ketua DPP PPP ini, meski pihak SBY sudah menyatakan namanya dicatut, namun tidak tertutup kemungkinan pencatut itu mengatakan yang sebenarnya. Karena itu, penyelidikan secara mendalam oleh polisi sangat penting guna membuat segala persoalan menjadi jelas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dia (pencatut) bohong, dia harus mempertanggungjawabkan perkataannya. Presiden bisa menuntutnya. Kalau dia benar, harus ditanya apa hubungannya dengan presiden," tegas Hasrul.

Untuk menyelidiki masalah ini, keberanian pihak aparat sangat dibutuhkan. "Aparat harus berani. Kalau perlu kita beri mereka vitamin keberanian, vitamin K," kelakar politisi asal Sumut ini seraya tertawa.

Dalam kesempatan ini, mantan ketua Komisi VIII DPR ini juga mengusulkan kepada Komisi III DPR lebih proaktif menyikapi kasus ini. Jika perlu Komisi III harus memanggil 3 lembaga sekaligus dalam 1 farum rapat kerja di DPR.

Semua pihak harus proaktif, termasuk Komisi III DPR. Undang Jaksa Agung, Kapolri, KPK dalam satu forum. Biar semua menjadi terbuka dan jelas," pungkasnya.
(sho/yid)


Berita Terkait