"Kami tidak hanya ingin memberi sikap yang manis terhadap pemerintah, kami juga akan mengkritisi. Meskipun pahit, tapi tujuannya baik," tutur Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
Hal itu dikatakan Ical ketika menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (28/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pengajuan hak angket atas kasus Bank Century. Dalam kasus Bank Century, ikut
terseret pula nama Sri Mulyani dan Boediono, yang disebut-sebut turut bertanggungjawab atas kasus tersebut.
Menurut Ical, tujuan partainya mendesak penyesaian kasus Bank Century bertujuan baik, yakni untuk meng-clear kan hal ini, sehingga jalannya pemerintahan nanti bisa lancar. "Jika persoalan ini clear, Presiden dan Wapres tidak dibebani lagi dan tidak punya hambatan lagi untuk bekerja," jelas Ical.
Lebih lanjut, Ical mengatakan bahwa penyelesaian kasus ini diserahkan teknis sepenuhnya kepada kader Golkar yang ada di fraksi. Menurutnya,
Fraksi Golkar akan melakukan hal yang terbaik, baik itu melalui interpelasi maupun melalui angket.
Kehadiran Ical di DPP Partai Golkar sore ini untuk memperingati hari Sumpah Pemuda sekaligus menggelar kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan HUT Partai Golkar yang ke- 45. Sejumlah kegiatan digelar di antaranya donor darah, bakti sosial, dan pasar murah.
(gun/nwk)











































