Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Pekanbaru, Rabu (28/10/2009) kembali turun ke jalan. Mereka mengusung berbagai spanduk yang berisi kecaman dan sindiran terhadap PLN Riau. Misalnya PLN diplesetakan menjadi Pemadaman Listrik Negara (PLN). Ada juga yang diplesetkan menjadi Pembuat Lilin Nyala.
"Kami datang kemari untuk menuntut Robert Aritonang selaku GM PLN hengkang dari Bumi Lancang Kuning ini. Sebaiknya Robert mundur saja sebagai bentuk tanggungjawab karena tidak mampu mengatasi krisis listrik di Riau," teriak mahasiswa.
Mereka juga menuntut PLN Riau memberikan kompensasi pemotongan harga tagihan listrik. Ini karena listrik di Riau hanya hidup 12 jam sehari.
Mahasiswa juga menyindir krisis listrik yang berkepanjangan di Riau dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi oknum PLN. Salah satunya mempermainkan biaya pemasangan bagi calon pelanggan baru.
(cha/djo)











































