'Dipaksa' Belanja di Kuil Asakusa

Laporan dari Jepang

'Dipaksa' Belanja di Kuil Asakusa

- detikNews
Rabu, 28 Okt 2009 14:05 WIB
Dipaksa Belanja di Kuil Asakusa
Tokyo - Salah satu obyek wisata di Jepang yang haram untuk dilewatkan adalah kuil Asakusa di Tokyo. Obyek wisata yang satu ini memang sering kali jadi buruan turis di Jepang.

Kuil ini merupakan salah satu kuil tertua di Tokyo. Dan uniknya, untuk masuk ke kuil, kita harus berjalan sekitar 100-200 meter dan di sisi kiri kanan jalan masuk tersebut dijejali oleh berbagai macam suvenir ataupun kue tradisional Jepang.

Seperti patung kucing yang menyimbolkan dewa yang dipuja oleh orang Jepang, kemudian berbagai baju khas Jepang seperti kimono maupun yukata. Kita seperti dipaksa belanja setiap kali ke kuil ini. Meski harganya cukup mahal jika dirupiahkan, namun kalau untuk sekadar buah tangan, bolehlah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah melewati lampion besar yang merupakan gerbang kuil, kita bisa memasuki kuil. Ada sebagian pengunjung yang menilai, kalau belum pernah difoto di lampion ini berarti belum sah mengunjungi kuil.

Di depan pintu utama kuil terdapat sebuah gentong besar. Biasanya pengunjung kuil akan menancapkan tangkai dupanya di atas pasir yang berada di dalam gentong itu sambil berdoa dan mengusap-usap tangannya ke kepala.

Sayang, bangunan kuil yang utama masih dibangun, hal ini terlihat dari jala-jala yang dipasang kontraktor pembangunan. Namun meskipun demikian, bagian dalam kuil masih bisa dimasuki oleh orang-orang yang ingin berdoa atau sekedar foto-foto bareng.

Kuil ini juga sering dijadikan bahan pelajaran bagi anak-anak sekolah. Ketika saya mengunjungi kuil ini, puluhan pelajar tampak menyemuti turis-turis asing untuk diwawancara soal kuil. (ddn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads