Seperti dilansir bbc.co.uk, Rabu (28/10/2009), serangan bom yang menewaskan prajurit AS itu terjadi di 2 lokasi yang berbeda di propinsi Zabul, selatan Afghanistan. Zabul selama ini dikenal sebagai basis gerilyawan Taliban.
"Serangan pertama menewaskan 7 orang, dan serangan kedua menewaskan 1 orang," terang juru bicara International Security Assistance Force (ISAF).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingginya jumlah prajurit AS yang tewas di bulan Oktober ini semakin mengukuhkan anggapan yang beredar di kalangan prajurit AS bahwa bulan Oktober sebagai bulan paling mematikan bagi mereka. Hampir 8 tahun mereka berada di Afghanistan.
Taliban Bertanggungjawab
Juru bicara Taliban Qari Yousouf Ahmadi menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini. Dia mengakui Taliban memang sudah menyiapkan bom untuk diarahkan kepada prajurit AS untuk diledakkan.
"Kami bertanggungjawab," tandasnya.
(Rez/irw)










































