Daker Mekkah Pastikan Pemondokan Jamaah Haji Siap

Laporan dari Arab Saudi

Daker Mekkah Pastikan Pemondokan Jamaah Haji Siap

- detikNews
Selasa, 27 Okt 2009 21:56 WIB
Daker Mekkah Pastikan Pemondokan Jamaah Haji Siap
Mekkah - Daerah Kerja (Daker) Mekkah Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) memastikan 407 pemondokan bagi jamaah calon haji siap untuk dipakai. Pemondokan ini tersebar di seluruh wilayah Mekkah, Arab Saudi.

"Sebelum jamaah calon haji tiba di Mekkah pada 1 November mendatang, kita terus melakukan pengecekan fasilitas pemondokan yang telah disewa. Hal itu dilakukan supaya tidak ada lagi kekurangan-kekurangan yang dapat menghambat jalannya ibadah jamaah calon haji," kata Wakil Kepala Daker Mekkah bidang Pengawasan Perumahan, Shihabuddin Latief, kepada wartawan di kantornya Nafak Malik Fahad, Shisha, Aziziyah, Mekkah, Selasa (27/10/2009).

Menurut Shihabuddin, masalah pemondokan sudah berjalan sesuai rencana dan siap untuk menerima para tamu Allah. Berbagai fasilitas pemondokan seperti penyejuk udara, tempat tidur, dispenser, kamar mandi, lift, tangga darurat dan fasilitas pendukung sudah tidak ada masalah.

Untuk memastikan siap huni pemondokan, pihaknya setiap hari terus mengecek sampai jamaah mulai datang ke Mekkah. Sementara soal kebutuhan air bagi jamaah, Shihabuddin memastikan tidak akan mengalami kekurangan.

Setiap pemondokan akan disediakan sekitar 15 ribu liter air setiap harinya. "Apabila terjadi kekurangan, kita langsung menghubungi pemilik pondokan untuk segera diisi kembali. Karena sesuai perjanjian, pemilik pondokan menjamin pasokan air untuk mandi dan mencuci. Termasuk ketersediaan air minum dan air zam-zam sesuai kebutuhan," ujarnya.i.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penempatan Daker Mekkah, M Rajuddin Itai juga mengamini tentang kesiapan pemondokan bagi para jamaah calon haji Indonesia ini. Selain melakukan pengecekan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan setiap Kepala Sektor tugas di seluruh Makkah.

"Untuk saat ini kita menjamin masalah pemondokan sudah siap 100 persen dihuni jamaah," pungkasnya.
(zal/irw)


Berita Terkait