"Dana rekonstruksi ini Rp 8,6 triliun. Dana ini akan diambil dari APBN dan APBD, selain itu ada juga sumbangan dari masyarakat, baik nasional maupun internasional," ujar Menko Kesra Agung Laksono, usai rakor bidang kesejahteraan rakyat di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2009).
Agung menambahkan pemerintah akan mempercepat masa tanggap darurat yang mestinya dilakukan akhir November menjadi akhir Oktober. Sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur bisa segera dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini ada 500 sekolah yang rusak. Kegiatan belajar memang sudah dimulai tapi masih di tenda-tenda. Itu sangat memprihatinkan," jelasnya.
(rdf/nrl)










































