"Saya melihat untuk jabatan wakil menteri ini kalau diberikan kepada parpol tidak elok karena sudah 19 kursi di parpol. Kalau diberikan ke parpol sangat disayangkan," kata Pram kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2009).
Mengenai posisi yang membutuhkan wakil menteri, Pram menyebutkan setidaknya ada tiga pos menteri. Pos-pos ini yang selama ini dinilai Pram kelimpungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram tidak sepakat jika semua Menteri memiliki wakil. Hal ini belum menjadi kebutuhan pokok. "Yang lain-lain belum menjadi prioritas misalnya menteri perindustrian apa urgensinya," tandasnya.
(van/yid)











































