Pimpinan DPR Beda Pendapat Soal Skandal Bank Century

Pimpinan DPR Beda Pendapat Soal Skandal Bank Century

- detikNews
Selasa, 27 Okt 2009 11:27 WIB
Pimpinan DPR Beda Pendapat Soal Skandal Bank Century
Jakarta - Pimpinan DPR memiliki pandangan berbeda soal pengusutan kasus Bank Century. Satu pimpinan siap mengkritisi dan membentuk Pansus Angket Century, pimpinan lainnya lain menolak.

"PDIP akan mengkritisi persoalan century. Itu akan dilakukan (usul hak angket)," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2009).

Pramono bahkan membebaskan kadernya untuk turut mendukung pengusutan skandal terbesar setelah BLBI itu. "FPDIP menyerahkan kewenangan anggota untuk menggunakan haknya apakah itu hak angket atau apapun untuk mengusut kasus Century," imbuh Pram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandangan berbeda diungkapkan Ketua DPR Marzuki Alie. Menurut Marzuki, tidak bisa cepat-cepat dibentuk panitia angket. "Belajar dulu, pahami ada proses, jangan belum-belum sudah hak angket," ujar Marzuki.

Menurutnya setiap proses legislasi ada tahapannya. Tidak bisa semua dilompati karena sudah diatur dalam Undang-Undang. "Ada persoalan belum jelas harus RDPU dulu baru dibicarakan apakah hak interpelasi apakah hak angket," ungkap Marzuki

"Kita harus realistis dalam melihat persoalan. Tidak boleh kalah karena politicking dan politisasi. DPR sekarang harus clear," tandasnya.

(van/yid)


Berita Terkait