"Harus didudukkan antara KPK dengan Polri untuk menjelaskan dan menyelesaikan permasalahan yang selama ini kian membesar," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/10/2009).
Menurut Pram, transkrip pembicaraan dalam rekaman harus diusut. Pram berharap rekaman tentang rekayasa itu tidak dipolitisasi.
"Jangan sampai ini menjadi berita yang menarik publik dalam suasana politis. Kalau itu benar maka sangat disayangkan antar lembaga saling tuduh," kata politisi PDIP ini.
Lebih lanjut, Pram meminta Komisi III DPR untuk segera memanggil KPK, Polri bahkan Kejagung. Agar masalah tidak berkembang terlalu jauh.
"Kalau dilihat orang bilang kriminalisasi KPK. Jangan sampai tarik menarik yang lebih politis. Kami minta Komisi III memanggil KPK dan Polri kalau perlu dengan Kejagung untuk mendudukkan masalah tersebut supaya clear," tandas alumnus ITB ini.
(nik/iy)











































