Dalam transkrip rekaman yang beredar luas itu, diketahui, dukungan SBY diberikan kepada Abdul Hakim Ritonga. Di rekaman bulan Juli dan Agustus, Ritonga memang tampak memainkan peran penting. Saat percakapan terjadi, Ritonga masih menjabat Jampidum. Saat ini, Ritonga menjabat Wakil Jaksa Agung.
"Pokoke saiki Pak SBY mendukung. SBY itu mendukung Ritonga lo," ujar seorang wanita bernama Yuliana Gunawan atau Lien, dalam percakapan dengan seorang pria yang suaranya mirip Anggodo pada percakapan 6 Agustus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggodo sempat tidak percaya dengan dukungan SBY itu, namun wanita bernama Lien itu meyakinkan. "Harus ditegakno, ngarang yo opo si yang (harus ditegakkan, masa mengarang?)" jelas Lien.
Dukungan SBY memang dicari oleh Anggoro, yang juga tersangka korupsi KPK. Dokumen soal rekayasa dia yang mengaku diperas pejabat KPK bahkan ikut dikirim ke SBY. Ini tertuang dalam percakapan pada 23 Juli 2009.
"Pokoknya berkasnya ini kelihatannya dimasukkan ke tempatnya Ritonga, minggu ini, terus balik ke sini, terus action," jelas suara Anggodo.
Lawan bicaranya pun lalu menanyakan apakah, berkasnya itu sudah dikirim ke SBY atau belum. "RI 1 belum?" tanyanya.
Transkrip rekaman rekayasa ini sudah beredar ke publik. Sebelumnya kubu Anggoro, melalui pengacaranya Bonaran Situmeang membantah rekaman ini. Sedang Jaksa Agung Hendarman Supandji telah meminta klarifikasi dari Ritonga.
(ndr/iy)











































