"Memang kita menekankan kepada para jamaah itu untuk mandiri, tapi kekompakan juga harus dijaga supaya pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, aman dan tidak ada hambatan," kata Kepala Daerah Kerja Makkah, Subakin Abdul Mutholib, di markasnya di Nafak Malik Fahad, Sisha, Aziziyah, Makkah, Senin (26/10/2009).
Sikap mandiri yang dimaksud Subakin, yaitu para jamaah tidak tergantung kepada pengawas dan pembimbing kloter. Oleh sebab itu, diperlukan kekompakan antara ketua rombongan dan ketua regu, khususnya dalam mengawasi jamaahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasannya, ketika menjalankan aktifitas di Tanah Suci, jamaah akan berinteraksi dengan berbagai sikap dan karakter orang dari berbagai negara yang berlainan adat istiadatnya.
"Selama beribadah dan menjalankan aktifitas di Tanah Suci, sebaiknya kita tidak egois memikirkan diri sendiri. Kalau perlu, apabila ada jamaah yang membutuhkan pertolongan supaya segera dibantu. Karena itu juga merupakan ibadah," imbuhnya.
(zal/mok)











































