Isu Semenanjung Korea Agar Diselesaikan Damai

KTT ASEAN ke-15

Isu Semenanjung Korea Agar Diselesaikan Damai

- detikNews
Senin, 26 Okt 2009 23:24 WIB
Isu Semenanjung Korea Agar Diselesaikan Damai
Cha-am Hua Hin - Presiden Korsel dan PM Cina memberikan briefing mengenai perkembangan isu Semenanjung Korea. KTT mendorong agar isu Semenanjung Korea dapat diselesaikan dengan cara damai.

Hal itu mengemuka dalam KTT ASEAN Plus Three ke-12 di Cha-Am Hua Hin, Thailand, seperti disampaikan Reza Reflusmen Jr dari Kantor Perwakilan Tetap ASEAN, Ditjen Kerjasama ASEAN Deplu, untuk detikcom (25/10/2009).

Dalam KTT ASEAN Ke-15 (23-25/10/2009) ini juga berlangsung KTT ASEAN dengan negara-negara mitra wicara, dalam hal ini tiga mitra Jepang, Cina dan Republik Korea.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia dalam KTT menghargai peran konstruktif ketiga mitra tersebut dalam perundingan Six-Party Talks dan berharap agar mereka dapat mengajak semua pihak kembali melanjutkan perundingan Six-Party Talks.

Perundingan Six-Party Talks ini dimaksudkan untuk menemukan resolusi damai terkait isu Semenanjung Korea menyusul program nuklir negara itu. Serangkaian pertemuan telah digelar oleh enam negara terkait: RRC, Korea Selatan, Korea Utara, Amerika Serikat (AS), Federasi Rusia dan Jepang.

G-20 dan Krisis

Selain isu Semenanjung Korea, KTT ASEAN Plus Three ke-12 juga mengangkat isu-isu terkini lainnya yakni hasil-hasil KTT G20 di Pittsburgh, Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM), serta isu perubahan iklim.

Para pemimpin ASEAN Plus Three sependapat bahwa G20 merupakan sarana bagi negara-negara maju dan berkembang untuk bertemu dan membahas masalah-masalah global.

Indonesia mengajak untuk melakukan koordinasi dalam implementasi hasil-hasil keputusan KTT G-20 di Pittsburgh, AS. Sementara dalam upaya penanganan krisis ekonomi di tingkat regional, CMIM diharapkan dapat beroperasi pada akhir 2009 serta unit surveilance independen dapat segera terbentuk.

Selain itu, pertemuan membahas perlunya pendirian Credit Guarantee and Investment Mechanism (CGIM) di bawah kerangka Asian Bond Market Initiative. Dalam kaitan ini, Indonesia menyampaikan dukungannya atas hal-hal tersebut.

Bali Roadmap

Terkait dengan isu perubahan iklim dan penanganan bencana alam, KTT ASEAN Plus Three mendorong agar pertemuan ke-15 COP UNFCCC di Kopenhagen bulan Desember 2009 harus menghasilkan konsensus global baru mengenai perubahan iklim.

Terkait hal tersebut, Indonesia mengajak seluruh pihak untuk mengimplementasikan kesepakatan Bali Roadmap dan Bali Plan of Action serta menciptakan stabilitas iklim atas dasar keadilan, tanggung jawab bersama dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing negara. (es/es)


Berita Terkait