Hal itu mengemuka dalam KTT ASEAN-Korea Selatan (Korsel) ke-12 di Cha-Am Hua Hin, Thailand. Dalam KTT ASEAN Ke-15 (23-25/10/2009) ini juga berlangsung KTT ASEAN dengan negara-negara mitra wicara, di antaranya Korsel.
ASEAN-Korsel berharap untuk meningkatkan hubungan kemitraan kedua pihak setelah penyelenggaraan ASEAN-Republic of Korea (ROK) Commemorative Summit Juni 2009 lalu dan menyambut baik rekomendasi dari Eminent Persons Group (Kelompok Ahli ASEAN-Korea) kepada para pemimpin ASEAN dan Korea.
Dalam hal ini kedua belah pihak sepakat untuk menerjemahkan komitmen yang termuat dalam Joint Statement of the ASEAN-ROK Commemorative Summit dan rekomendasi EPG ke dalam bentuk kerjasama kongkrit, demikian Reza Reflusmen Jr dari Kantor Perwakilan Tetap ASEAN, Ditjen Kerjasama ASEAN Deplu, untuk detikcom (25/10/2009).
Di samping itu juga dibahas perkembangan kerjasama ASEAN-Korea dalam berbagai bidang. Dalam bidang lingkungan hidup, ASEAN menyampaikan penghargaan kepada Korea dalam berbagi pengalaman mengembangkan kebijakan Low Carbon Green Growth.
Indonesia mengharapkan kerjasama Korea untuk membantu negara-negara berkembang dalam melaksanakan inisiatif Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD) Plus, dengan makin mendekatnya penyelenggaraan Konferensi Kopenhagen.
Di bidang sosial budaya, ASEAN dan ROK menekankan pentingnya pengembangan kerjasama bidang pendidikan di antaranya melalui program pertukaran pemuda, pemberian beasiswa melalui Global Korea Scholarship, serta upaya pendirian ASEAN-ROK Cyber University.
Para Pemimpin ASEAN menyampaikan harapan agar ROK dapat menjembatani kepentingan negara maju serta negara berkembang di forum G-20, khususnya dalam menangani krisis finansial.
Dalam KTT ini juga disampaikan harapan agar ROK sebagai Ketua G-20 mendatang dapat mengikutsertakan (Ketua) ASEAN untuk menghadiri KTT G-20 di ROK pada 2010.
(es/es)











































