"Pernyataan Marwan punya bobot muatan politik yang amat sangat," kata
pengamat ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy dalam diskusi di Gedung DPR,
Senayan, Jakarta, Senin, (26/10/2009).
Menurut Ichsan, pernyataan Marwan juga telah melanggar etika publik. Sebab, langkah pertama penyelidikan adalah inisiatif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
anjing yang menggonggong," katanya.
Pengamat ekonomi Yanuar Rizki mengatakan pernyataan Kejaksaan Agung lewat Jampidsus tersebut menjadi catatan tersendiri buat pemerintahan SBY yang baru saja berjalan. Seperti diketahui, tanpa melalui seleksi seperti para
menteri, Presiden SBY tetap mempertahankan posisi Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung.
"Publik akan mencatat keanehan-keanehan pertama di hari pertama dia (SBY) memerintah," kata Yanuar.
(lrn/amd)










































