ASEAN-Jepang Atasi Kesenjangan Kawasan

KTT ASEAN ke-15

ASEAN-Jepang Atasi Kesenjangan Kawasan

- detikNews
Senin, 26 Okt 2009 15:03 WIB
ASEAN-Jepang Atasi Kesenjangan Kawasan
Cha-am Hua Hin - ASEAN-Jepang menekankan pada upaya menjembatani kesenjangan pembangunan di antara negara-negara anggota ASEAN melalui sejumlah forum kerjasama sub-regional.

Hal itu mengemuka dalam KTT ASEAN-Jepang ke-12 di Cha-Am Hua Hin, Thailand. Dalam KTT ASEAN Ke-15 ini juga berlangsung KTT ASEAN dengan negara-negara mitra wicara, di antaranya Jepang.

Beberapa forum kerjasama sub-regional tersebut antara lain Greater Mekong Sub-region (GMS) untuk negara-negara ASEAN di kawasan Sungai Mekong: Thailand, Burma, Kamboja, Laos, dan Viet Nam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian juga Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP EAGA) untuk negara-negara ASEAN kawasan timur, dan Ayeyawady-Chao Phraya-Mekong Economi Cooperation Strategy (ACMECS).

ASEAN-Jepang dalam KTT ini juga membicarakan upaya-upaya untuk memperkuat kerjasama kedua pihak dalam bidang energi, lingkungan, kesiapan menghadapi ancaman penyakit menular dan pertukaran kebudayaan.

Sementara itu Indonesia melalui Menlu Marty Natalegawa mengharapkan dukungan Jepang untuk menyukseskan Konferensi Lingkungan Hidup di Kopenhagen, Denmark, pada Desember akhir tahun ini.

"Indonesia ingin mengajak Jepang untuk mengarusutamakan isu ocean dalam pertemuan Kopenhagen," ujar Menlu, seperti disampaikan Reza Reflusmen Jr dari Kantor Perwakilan Tetap ASEAN, Ditjen Kerjasama ASEAN Deplu, untuk detikcom (25/10/2009).

Pada kesempatan sama, Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama menyambut baik terbentuknya ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) dan rencana pelaksanaan 2nd Bali Democracy Forum (BDF) di Indonesia pada Desember 2009.

Menurut Hatoyama, pembentukan AICHR dan rencana penyelenggaraan 2nd BDF tersebut menunjukkan upaya menyebarkan nilai-nilai demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

(es/es)


Berita Terkait