Dalam siaran pers nya kepada detikcom, Senin (26/10/2009), Sub Bidang Cuaca Ekstrim Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG menyebutkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang dilatarbelakangi adanya aktivitas daerah pusaran angin di perairan sebelah barat Sumatera dan di perairan sebelah utara Papua yang mempengaruhi kondisi atmosfer di wilayah Indonesia terutama di wilayah utara khatulistiwa bagian barat, tengah dan timur.
Selain itu, terdapat daerah pumpunan angin di sepanjang Selat Karimata hingga Sumatera bagian selatan dan di sepanjang perairan sebelah utara Sulawesi, Maluku dan Papua serta kelembaban relatif yang cukup tinggi terutama di wilayah Indonesia bagian utara ekuator yang mendukung bagi pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera bagian utara, tengah dan selatan, pesisir barat dan timur sumatera, Jawa bagian barat, tengah dan timur, Kalimantan bagian utara, barat, tengah dan timur, Sulawesi bagian utara, tengah dan barat, Maluku bagian utara dan tengah, dan Papua bagian utara, barat, tengah dan timur.
(amd/nrl)











































