Peran Aktif Wakil Jaksa Agung Ritonga Juga Ada di Rekaman

Rekayasa Kasus Pimpinan KPK

Peran Aktif Wakil Jaksa Agung Ritonga Juga Ada di Rekaman

- detikNews
Senin, 26 Okt 2009 12:37 WIB
Peran Aktif Wakil Jaksa Agung Ritonga Juga Ada di Rekaman
Jakarta - Bukan hanya mantan Jamintel Wisnu Subroto yang namanya disebut dalam rekaman rekayasa kriminalisasi KPK. Nama Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga juga ikut terseret.

Dalam rekaman itu nama Ritonga disebut berkali-kali. Ritonga bahkan sempat melakukan pertemuan dengan adik buron KPK, Anggoro Widjojo, Anggodo, di Kejagung, juga melakukan kontak telepon dengan seseorang yang kenal dekat dengan Anggodo.

"Pokoknya berkasnya ini kelihatannya dimasukkan ke tempatnya Ritonga, minggu ini, terus balik ke sini, terus action," terang suara mirip Anggodo, dalam percakapan dengan seseorang pada 23 Juli 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian pada 24 Juli, Anggodo dihubungi oleh kakaknya Anggoro yang diketahui berada di Cina, percakapan dilakukan dalam bahasa Jawa logat Surabaya.

"Pokoknya berita acara pemeriksaannya dilengkapi dahulu. Sudah bareng sama Ritonga, janjinya paling lambat Senin," jelas suara mirip Anggodo.

Pematangan kasus isu pemerasan dan penyuapan, dari rekaman ini tampak dikonsultasikan lebih dahulu ke Ritonga, yang saat itu masih menjabat sebagai Jampidum, dengan melakukan serangkaian pertemuan.

"Terus janji Pak Ritonga jam berapa?" tanya Anggodo Widjojo ke seseorang dalam percakapan pada 28 Juli 2009.

"Ya pagi nunggu dia sebentar," jelas suara seseorang itu.

Akhirnya kemudian disepakati, pertemuan pagi hari di Kejagung, pada 29 Juli. "Jam 9 pagi, cuma sebentar aja deh," terang suara lawan bicara Anggodo.

Dalam percakapan pada hari yang sama, Anggodo sempat mengadu ke seorang wanita yang diperkirakan kenal dekat dengan Ritonga, dan meminta disampaikan pesannya.

"Yang penting Ritonga kasih tahu kalo Edi 'nakal' (Eddy Soemarsono, saksi teman dekat Antasari), dia itu saksinya Antasari sama Candra. Terus tanya kapan dia mijet," urai suara mirip Anggodo.

Dalam percakapan Anggodo dengan seseorang itu, kerap menyebut konsultasi dengan Ritonga. Bahkan tergambar juga bagaimana proses kunjungan pertemuan ke Kejagung.

Anggodo juga sempat memberikan data ke Ritonga pada 29 Juli malam. Pertemuan dilakukan, hanya dengan mengirimkan data ke rumah Ritonga di Pulomas Barat V No 2, Jakarta Timur.

Kontak telepon Ritonga dengan orang dekat Anggodo terjadi pada 21 Agustus 2009. Rekan Anggodo itu menyampaikan kesulitan dalam kasus tersebut. Termasuk soal Ary Muladi yang sudah ditahan.

"Anggodo kalau mau ketemu Bapak bagaimana, Pak?" tanya orang dekat Anggodo.

Menjawab itu, orang yang suaranya mirip Ritonga lantas meminta agar agar bertemu lebih dahulu.

"Iya jangan dulu. Dia itu diikuti. Nanti kita kebawa-bawa lagi, nggak enak," terang suara mirip Ritonga.

Jaksa Agung Hendarman Supandji pada Minggu 25 Oktober telah membantah adanya rekaman ini. Bahkan dia meminta agar rekaman itu dibuktikan kebenarannya.

(ndr/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads