Ada Persaingan Internal Kejaksaan Rebutkan Posisi Jaksa Agung?

Ada Persaingan Internal Kejaksaan Rebutkan Posisi Jaksa Agung?

- detikNews
Senin, 26 Okt 2009 10:17 WIB
Ada Persaingan Internal Kejaksaan Rebutkan Posisi Jaksa Agung?
Jakarta - Hendarman Supandji yang tidak ikut dilantik oleh Presiden SBY pada 22 Oktober lalu melahirkan spekulasi bahwa tak lama lagi dia akan diganti.  Aura persaingan untuk menggeser Hendarman di Kejagung juga terasa kental.

"Hendarman tidak dipanggil (audisi-red) oleh SBY dan tidak dilantik lagi. Ini sebenarnya hanya soal waktu saja. Dia pasti nggak dipakai lagi oleh Presiden SBY," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Senin (26/10/2009).

Di Kejaksaan, muncullah nama-nama baru untuk menggeser posisi Hendarman seperti Marwan Effendi, Wisnu Subroto dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ketika nama-nama itu muncul, terjadi persaingan 'tidak sehat' antara para calon. Misalnya, salah satu calon diisukan terlibat kasus suap.

"Sejak ada nama-nama itu disebut, mulailah isu-isu bermunculan. Segala macam wacara muncul di permukaan," imbuhnya.

"Mereka pun saling menebar isu dengan cara-cara yang aneh," ungkap sumber tersebut menambahkan. Salah satu isu yang dihembuskan adalah rekaman percakapan yang disebut-sebut mirip suara pejabat Kejaksaan, Polri, dan Anggodo Widjojo untuk mengkriminalisasi pimpinan KPK.

Bahkan, lanjut sumber itu, antara Hendarman dan salah satu calon saling 'bermusuhan'. "Mereka satu sama lain sudah mati rasa," katanya.

Pihak Kejaksaan Agung belum memberikan komentar soal isu persaingan ini.

(anw/nrl)


Berita Terkait