"Saya sangat mengutuk serangan memalukan ini pada rakyat Irak, dan mengucapkan belasungkawa terdalam kepada mereka yang telah kehilangan orang-orang terdekat dan tersayang," kata Obama seperti dirilis bbc.com, Senin (26/10/2009).
Dalam pernyataannya, Obama menyebutkan serangan kali ini adalah yang terburuk dalam dua tahun terakhir. "Serangan ini penuh kebencian dan merusak," ujar Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dan anak-anak, dan mereka hanya menebarkan kebencian," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband juga mengutuk aksi kekerasan ini. "Ini sangat mengerikan dari ancaman dari kelompok ekstrimis," tegasnya.
Bom tersebut menghantam kantor pelayanan pengadilan dan pemerintah provinsi di daerah yang sebenarnya telah dijaga ketat di zona hijau.
Bom bunuh diri tersebut membuat Obama miris. Presiden keturuan Afrika ini telah menarik sebagian pasukan Amerika keluar dari Irak sejak akhir Agustus 2009, dalam persiapan untuk penarikan penuh militer AS pada tahun 2012.
(fiq/anw)











































