"Tapi saat ini angka tersebut telah menjadi 387 ppm sehingga es kutub mencair, cuaca buruk di mana-mana dan kadar ini terus meningkat dari tahun ke tahun," kata Kordinator Aksi, Candy Tolosa, kepada wartawan di Kampus LSPR Jalan KH Mas Mansyur Kav. 35 Jakarta, Sabtu, (24/10/2009).
Angka 350 ppm ini di ciptakan pemerhati lingkungan, Bill McKibben. Menurutnya, 200 tahun lalu kadar CO2 di muka bumi sekitar 279 ppm. Dan kadar ini meningkat 2 ppm setiap tahunnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi mahasiswi ini berlangsung kurang lebih 30 menit. Aksi pertama dengan membentuk matahari. Dilanjut dengan membentuk angka 350 selama 10 menit. Angka tersebut di bentuk dengan karton warna kuning sebagai simbol batas maksimal karbon dioksida di bumi.
"Kami tidak hanya bicara tapi juga bertindak. Kita juga tak hanya sekedar ikut-ikut tapi bertindak untuk menyelamatkan bumi dari pemanasan global," pungkasnya.
(asp/gah)










































